Obat Penurun Tekanan Darah Tinggi Yang Aman

Obat Penurun Tekanan Darah Tinggi Yang Aman

Ekstrak Daun Buah Alpukat adalah buah penurun tekanan darah tinggi yang aman, penurun kolesterol dan trigliserida. Alpukin terbuat ekstrak daun Alpukat (Persea Amerincana Mill) dengan kualitas pilihan, yang diproses menggunakan pelarut khusus dengan metode ekstraksi maserasi~vakum (tekanan rendah suhu rendah).

Ekstrak daun Alpukat telah terbukti secara pre-klinik mampu:

1. Menurunkan kadar kolesterol total (sebagai anti kolesterolemia) dan LDL (lemak jahat) namun meningkatkan HDL (lemak baik)

2. Menurunkan trigliserida dalam darah (sebagai anti hiperlipidemia)

3. Menurunkan tekanan darah tinggi (sebagai anti hipertensi)

Obat Penurun Tekanan Darah Tinggi Yang Aman

Alpukin - Ekstrak Daun Alpukat

 Pemesanan Langsung Kunjungi Obat24.com  

Cara Konsumsi:

  • Untuk pengobatan: Minum 2-3 kali sehari @ 2 kapsul
  • Untuk pencegahan: Minum 1 kali sehari @ 2 kapsul

Tekanan Darah Tinggi Menjadi Normal

Ny. Kristiana (62 tahun) menceritakan bahwa semula tekanan darahnya selalu tinggi (tekanan sistolik 170-180 dan tekanan diastolik 110-130). Kemudian dia mulai mengkonsumsi kapsul ekstrak daun alpukat secara rutin 2×2 kapsul @500mg per hari. Kini setelah lebih sebulan tekanan darahnya menjadi stabil pada kisaran 120-130/80-55, termasuk normal untuk wanita susianya. Konsumsi kapsupun diturunkan menjadi 1×2 kapsul @500mg per hari. Nenek 3 cucu inipun tetap menjaga pola hidup sehat dengan cukup istirahat dan rajin memeriksakan tekanan darah minimal 2x seminggu.

Obat Penurun Kolesterol Jahat Tradisional 

Alpukin - Ekstrak Daun Alpukat

 Pemesanan Langsung Kunjungi Obat24.com  

Sejarah Buah Alpokat

Nama apokat atau avokad (dari bahasa Inggris, avocado) berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibaca kira-kira “awakatl”). Suku Aztek berada di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Karena itu, buah ini pada awalnya dikenal di daerah tersebut.

Pada saat pasukan Spanyol memasuki wilayah tersebut sekitar awal abad ke-16, berbagai tumbuhan dari daerah ini, termasuk apokat, diperkenalkan kepada penduduk Eropa. Orang pertama yang memperkenalkan buah apokat kepada penduduk Eropa yaitu Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol. Dia memperkenalkan buah ini pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan kakao, jagung, dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah apokat mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.

Apokat diperkenalkan ke Indonesia oleh Belanda pada abad ke-19.

 

 

Advertisements